| Sejarah Singkat Yayasan Haqqani Batam |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator | |
|
Sejak kedatangan pertama yang mulia Maulana Syeikh Muhammad Hisham al-Kabbani pada bulan Juli 2001 memperkenalkan amalan Thariqat Naqshbandi'Aliyah Haqqani kepada komunitas muslim di Pulau Batam, dan dilanjutkan dengan pengangkatan Syeikh Drs. Muhammad Yusuf Ridwan as-Syafe'i sebagai pembimbing dzikir. Seiring dengan perkembangannya, majelis dzikir yang dilakukan berawal hanya diikuti oleh ± 5 orang jama'ah, dari waktu kewaktu terus menunjukkan perkembangannya. Hingga saat ini jama'ah yang mengikuti amalan majelis dzikir yang diadakan oleh Thareqat Naqshbandi 'Aliyah Haqqani di Batam diikuti ±250 orang s/d 300 orang jama'ah, dan bahkan pada malam dzikir tertentu bila kadatangan Maulana Syeikh Hisham al-Kabbani di Mesjid Raya Batam dihadiri hampir 1.000 orang. Majelis dzikir Khatam Khwajagan dilakukan secara rutin 2 kali seminggu, yaitu setiap malam Jum'at dan malam Rabu. Semua ini berkat keistiqomahan dari pembimbing dzikir dan jama'ah untuk tetap melakukan majelis dzikir dan taklim setiap minggunya. Majelis dzikir yang dilakukan malam Jum'at (kamis malam), diadakan tetap di Zawiyah sementara yang terletak di Comp. Orchid Park Blok. D/11 yang dihadiri lebih dari 100 - 150 orang jama'ah, sedangkan setiap hari Selasa malam (malam rabu), majelis dzikir ini dilakukan dengan berkeliling ke rumaha-rumah atau mesjid, sambil silaturrahmi ke beberapa tempat Majelis Ta'lim yang ada di Batam. Dalam meningkatkan syi'ar agama Islam secara umum di Kota Batam, dan Majelis Dzikir Khatam Khwajagan khususnya, maka pada bulan September 2003 telah didirikan Yayasan Haqqani Batam yang diketuai oleh Syeikh Ir. H. Yandri Irzaq untuk mengkoordinir semua kegiatan amalan Thareqat Naqshbandi 'Aliyah Haqqani di Kota Batam. Melihat perkembangan jama'ah yang terus meningkat, dan melihat kondisi Zawiyah sementara di Orchid Park yang tidak dapat menampung Jama'ah yang terus meningkat, maka untuk jangka pendek Yayasan Haqqani Batam berniat untuk mendirikan Mesjid/Zawiyah tetap, yang nantinya menjadi Pusat Aktifitas Pengembangan / Syi'ar agama Islam secara umum, khususnya amalan Thareqat Naqshbandi 'Aliyah Haqqani. Untuk merealisir niat tersebut, syukur Alhamdulillah berkat bantuan Otorita Batam dan Pemerintah Kota Batam, Yayasan Haqqani Batam telah mendapat lahan seluas 5000 m² yang berlokasi di Sei Panas, Batam Centre, Batam (dibelakang Kantor Pengolahan Limbah Otorita Batam) dan Alhamdulillah Maulana Syeikh Hisham al-Kabbani , beserta Ketua Otorita Batam (Bpk. Drs. H. Ismeth Abdullah), dan Walikota Batam telah berkenan hadir dalam rangka Do'a Selamat dan Pe;letakan batu pertama pembangunan Mesjid/ Zawiyah Thareqat Naqshbandi 'Aliyah Haqqani pada tanggal 11 Oktober 2003. Syeikh Muhammad Yusuf Ridwan as-Syafe'i merupakan Pembimbing Dzikir Thareqat Naqshbandi Al-Haqqani di Kota Batam, seiring dengan berjalannya waktu untuk menjaga keistiqomahan maka pada tahun 2004 mengangkat Syeikh Muhammad Fariduddin sebagai bilal sekaligus Badal (wakil) Imam Dzikir Khatam Khwajagan dan Alhamdulillah berkat perintah Maulana Syeikh Muhammad Hisham al-Kabbani (q) pada tahun 2007 Syeikh Fariduddin menyelesaikan Khalwat untuk pertamakalinya selama 10 hari di Zawiyah Cikereteg Bogor, Jawa Barat, dan masih pada tahun 2007 Syeikh Muhammad Yusuf Ridwan as-Syafe'i mengangkat Syeikh Abdurrahman sebagai Badal Imam Dzikir yang kedua di Batam.
|
Sejarah Singkat 


