Member Login

Latest News

HADITH HARI INI
Custom Search

Designed by:
KD Kuas Digital
Penuntun Ilahiah : Pendengaran Hati Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani   
Pemindahan Ilmu dari Hati ke Hati
 
ImagePengetahuan datang dengan 2 cara. Yang satu dengan mendengar dari luar dan menggunakannya untuk ditujukan pada diri sendiri. Dan yang kedua pengetahuan yang datang dari hati nurani sendiri.

Namun beberapa pengetahuan yang datang dari hati nurani sendiri lebih kuat, untuk mendorong seseorang menuju target yang ingin dicapainya. Dengan kata lain , jika sebuah perintah datang dari luar, ego kita tak peduli untuk menerimanya namun bila datang dari diri dan hati kalian sendiri, maka hal itu lebih efektif. 


Ego tidak ingin diperintah, tapi jika perintah itu datang dari dalam hati, kalian akan melihatnya lebih mulia. Kalian mendengar banyak pelajaran, namun sebenarnya kalian menunggu perintah-perintah tersebut datang dari diri kalian sendiri. Penuntun yang benar dan Ilahiah datang dengan cara yang kedua.

Seorang awliya bisa saja berpidato namun dia juga mengirim inspirasi pada hati-hati kita, Awliya memindahkan ilmu dan hikmah dari hati ke hati. Seorang mursyid/guru pembimbing mungkin mengajar dengan inspirasi. Namun tentang pengetahuan yang datang itu seseorang mengatakan, " Saya sedang berpikir tentang ini." Semakin kita menyucikan diri, makin banyak gelombang kebijaksanaan Ilahiah yang
ditangkap oleh pendengaran hati kita.

Nabi saw bersabda bahwa jika manusia dapat menjaga hatinya tetap suci, dan beribadah khusyu selama 40 hari, maka dia akan menangkap kearifan Ilahiah dalam hatinya dan mampu berbicara tentang kearifan, yang memang adalah inti dari segala pengetahuan.

Wa min Allah at Tawfiq
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Prakiraan Cuaca

sumber: bmg.go.id

Visitors


IP Address Kamu : 38.103.63.61