| AGUNGKAN ALLAH SWT untuk MENCAPAI KEHIDUPAN SEJATI |
|
|
|
| Ditulis oleh Maulana Syekh Muhammad Hisham Kabbani q.s. | |
|
SEMESTA ALAM MERUPAKAN ORKESTRA DARI PENG-AGUNG-AN YANG MAHA SUCI Tidak ada yang lebih nikmat bagi jiwa kita dari melantunkan dzikir !. Para malaikat- hidup mereka, hidup sejati mereka- hidup dalam Tasbih, untuk selalu mengucapkan: " Subhan Allah, Sultan Allah". Beragam Tasbih, - yang tak terhitung banyaknya -, semuanyauntuk mengagungkan Allah, semuanya !. Semuanya- Madad, ya Sultanu-l Awliya- semuanya mempunyai struktur khusus, semuanya memiliki kepribadian khusus. Tidak akan kita temui kesamaan dalam penciptaan, di seluruh semesta alam, di galaxy; yang sama kepribadian- nya. Kita bisa mencoba menyanggah dengan menyebut bagaimana dengan atom, misalnya hydrogen. Tapi hydrogen hanyalah satu elemen. Yang berbeda dengan oxygen. Apakah kalian mengira bahwa setiap atom pada hydrogen, semuanya sama ?. Seandainya sama, maka akan menggabungkan diri menjadi satu. Tetapi ternyata setiap atom mempertahankan ke-sendirian- nya. Tidak ada 2 atom yang menggabungkan diri, tidak. Setiap atom mempertahankan kekhusus-annya. Dia unik, mempertahankan ke-pribadian- nya. Sebagaimana kalian yang tidak serupa dengan anak2-mu. Ada perbedaan !. Karena itu ber-miliar manusia dibumi, mereka terpisah2. Setiap orang memiliki kekhususan. Kamu adalah spesial, karena kekhususan kamu, maka akan berbeda dengan orang kedua, ketiga, dari yang lain2-nya. Demikian juga atom, tiap atom memiliki kepribadian spesial, yang mencegahnya tergabungkan denga atom lain. Atom hidrogen misalnya, kalau tergabung dengan atom hidrogen lainnya, akan menjadi bomnuklir, dan akan memiliki 2 elektron. Itu adalah mahluk lain, ciptaan lain. Itulah sebabnya setiap ciptaan mempertahankan kepribadiannya. Kalau berkumpul, tidak akan menjadi bom hidrogen !. Dan saudara2ku, setiap atom itu punya nama, nama sendiri, yang diberikan, dihadiahkan kepada atom itu, dari Tuhan nya, dari Pencipta nya. Dan juga diberi suatu jenis, jenis yang membedakan dengan yang lain dalam meng-agung-kan Tuhan-nya. Setiap atom mempunyai cara pengagung-an yang berbeda dengan lainnya, sehingga kalian tidak akan mampu menghitumg jumlahnya. Kalau kalian menonton suatu orkestra,- mungkin ada lebih dari 20 jenis instrumen yang dimainkan. Suling,piano, gitar dll, masing2 meng-agungkan Tuhan-nya, dalam bentuk dan cara yang berbeda. Kita tidak tahu apa2 tentang ini !. Kita hanya mengucap:" Subhan Allah, Sultan Allah" Ini adalah bentuk peng-agung-an. Pada saat yang sama, semua yang di semesta-alam, membentuk suatu orkestra, dengan peng-agunga- an yang mereka lakukan, tidak dapat kamu dengar, kalau bisa mendengarnya kamu akan ter-jatuh !. Allah YMK menghadiahkan kepada mahluk2-NYA; kesempatan untuk mengagung-kan Tuhan mereka beserta seluruh semesta Alam dalam suatu orkestra yang selaras dan serasi dan sempurna !. Allah Allah. Allah Allah !. Ya Allah YMK, semoga DIA meng-karuniai kita dengan Berkah NYA yang tanpa batas agar kita bisa mendengar, mendengar pengagung-an dari semua yang ada. Peng-agungan yang paling indah datang dari Air. Peng-agungan yang dating dari Air sungguh sangat megah, karena nya Air dikarunia untuk menghidupkan yang sudah mati, membuat yang di-airi-nya terbuka, untuk hidup kembali !. Air membawa segalanya yang sudah mati menjadi hidup kembali!. Tanpa Air, tidak ada yang bisa hidup; oleh karena itu, rahasia, sirr, rahasia Allah YMK mengapa hanya kepada Air karunia itu diturunkan. Sungguh megah, karena Air membawa kehidupan, membawa kehidupan juga bagi yang sudah mati. Allah Allah ! wa ja'alna mina-l mai kulli shay in hay !. Semuanya, semua ciptaan NYA harus ada kekuatan utama yang datang dari Air agar bisa ber-eksistensi diatas bumi, agar dapat hidup. Semua Air itu sama. " Apakah kalian tahu ada berapa macam jenia Air ?" "Yes Sir !, we know: Air sumber, Air hujan, Air Laut, dll, begitu banyak" " Bagaimana dengan Air PAM ?" "Air juga" Hanya itu yang kamu ketahui !. Mina-l ma-Alif, Lam, Mim-Alif. Kamu tidak akan bisa menghitung jenis Air !. " Wa ja'alnamina- l ma-alif lam kulla shayin hay" Semua yang ada, yang tadinya bukan apa2, menjadi ada. Untuk mebuat semuanya menjadi hidup,melalui anugerah kekuatan itu, kekuatan rahasia, yang AllahYMK anugerahkan kepada Air. Begitu banyak ragam Air, tapi kalian hanya mengenal Air-hujan, Air-sungai, Air-sumber, Air-Lautan. Semua Air sama, tetapi ada begitu banyak jenis Air, yang menimbulkan dan membawa kehidupan kepada segalanya. Tadinya tidak ada apa2 kemudian menjadi sesuatu. Pengetahuan tradisional Para Nabi akan diteruskan kepada para Awliya dan Sahabat Rasulullah-sallal- lahu alayhi wa sallam. Pengetahuan itu diturunkan kepada tingkatan dimana para sahabat dan awliya bisa mendengar “ tasbihu-l miyah “- mereka mampu mendengar peng-agungan yang dilakukan oleh Air !. Ketika ini terjadi, maka orang itu sudah mencapai tingkatan, dimana raganya tidak lagi menjadi wadah dirinya. Akan timbul jati-diri yang berbeda. Dari “ ma “, dari Air itu, Air yang berbeda, mengangkat orang dari tingkatan terendah kepada tingkatan tertinggi, dan lebih tinggi lagi tanpa henti2nya !. Karena itulah para Malaikat selalu meng-agungkan Allah YMK,- dan mereka itu hidup yang sejati !. Wahai saudara2 ku, kalaukalianmengingi nkan hidupsejati, hidup bahagia, hidup damai, kalian harus terus menerus mengerjakan Tasbih, untuk meng-agung-kan Tuhan mu YMK, Allah !. Puncaknya kamu akan mencapai tingkatan untuk hidupmu tidak memerlukan makan dan minum. Karena kehidupan dengan makan dan minum berada ditingkatan yang rendah. Orang itu tidak akan pernah jatuh sakit, tidak perlu obat dan vitamin, cukup dengan Air !. Banyak orang datang kepadaku membawa Air, sambil memohon : “ Ya Sheikh, tiuplah Air ini !”. Itu adalah sirr yang lain, kekuatan rahasia yang lain. Orang boleh2 saja mengatakan “ Apa sih yang dilakukan Sheikh ?. Meniup Air dan memberikannya kembali ?.”. Saya katakana: “Kamu masih pada tingkatan keledai. Kamu belum mampu memahai hal2 seperti itu, jangan bertanya !.Kamu bertanya dulu tentang jerami dan hamparan hijau; pergilah kesana, disanalah tempatmu !. Juga jangan berkata “ Kami tidak mengerti, itu belum tingkatan mu. Kamu tidak akan mengerti “. Oleh karena itu wahai saudara2 ku, kita lantunkan Tasbih, agungkan Allah YMK, yang memberi mu Kehidupan sejati, setidak2 nya kamu sudah bisa mencium aroma tingkatan yang lebih tinggi, keindahan dan kesegaran, dan kemungkinan2 lain yang tak ada akhir akan terbuka !. Teruskan peng-agungan- mu !. Dan karena itu, kita melakukan Tasbih, setiap akhir Shalat. Apabila kalian dapat melakukan peng-agung-an, kalau kamu tanpa putus2nya melakukan Tasbih,- mengagungkan- , maka kalian akan mencapai tingkatan dimana kamu tidak butuh minum dan makan,-lepas dari tingkatan hewan. Saat ini kita makan dan minum,-masih tingkatan hewan. Tetapi kita terus tingkatkan, naik dan terus naik, yang akan memberimu tambahan kesenangan, cinta, kedamaian, kebahagiaan, kebijakan, kekuatan, dan Samudra Suci yang Indah !. Orang Eropa mengatakan bahwa Aphrodite al Paphos, berasal dari Lautan, sebagai timhal, symbol, dari kecantikan Surgawi. Pada tingkatan itu, ketika kalian mencapai tataran Samudra Keindahan yang Suci, oooh Sheikh, lamunanmu sudah membawamu terlalu jauh,- sampai kau lupakan Tasbih mu-, dalam upaya mencapai Samudera itu, untuk membawa pengikutmu kesana. Baginda Nabi Muhammad saw, menyeru umatnya untuk menuju Samudera Keindahan yang tidak kita kenal, samudra kebahagiaan, samudera kesenangan, samudera kedamaian, samudera kebijakan, hikmat, ulum, samudera pengetahuan. Tetapi kebanyakan orang2 tidak menanggapinya. Mereka mengatakan: “ Tidak, kami hanya ingin tinggal disini, ditempat dimana kami bisa melihat dan memandang” Wahai saudara2ku, upayakan untuk meningkatkan Tasbihmu, untuk mengucapkan dengan lisan dan hatimu: “Subhan Allah, Subhan Allah”,sehabis ibadah Shalatmu 33 X. Dalam Tarekat kita, jumlahnya se-kurang2 nya 100 X “ Subhan Allah “. Setiap Tasbihmu akan membawamu dari tataran hewan,menuju ke tataran manusia yang sejati; bahwa manusia itu kalifah, deputi dari Allah YMK. Barang siapa yang hidup dalam tingkatan hewan, tidak akan pernah menjadi kalifah, tidak !. “Inna ja’alnaka, ya Dawud, fi-l ard “, mengabulkan semua perntaan dan keinginan. Apabila permintaanmu di kabulkan, maka kamu sudah mencapai tingkatan Dawud-alayhi salam. Kepada David (Daud) Allah YMK bersabda: “ Daud, Kami tentukan kamu untuk tidak membutuhkan lagi apa2 yang diperlukan raga mu, kamu tinggalkan semua itu karena selalu meng-agung-kan Tuhan mu, Kami tetapkan kamu sebagai khalifa-l ard”. Bumi yang mana, dunia yang mana ?. Istimewa !. Istimewa, hanya untukmu, tidak di-bagi2.!.Kamu telah mencapai semesta alam yang diperuntukkan hanya untukmu, tidak usah ber-kongsi. Wahai saudara2ku, kita tidak tahu apa2, Allah yang mengetahui semuanya. Oleh karena itu, Tarekat Naqshabandi yang dimuliakan, membimbing dan membawa murid2nya dari tataran hewan menuju tataran malaikat. Ketika kalian mencapai tingkatan dimana hanya ada malaikat,-tidak ada binatang disana-, kamu akan menemui jati-dirimu disana, di kepalamu akan di pasang mahkota sebagaihamba Allah YMK. Dihadiahkan kepadamu, sebagai hadiah istimewa, busana yang diberkahi sebagai tanda kamu telah meng-agung-kan Allah YMK. Kamu mengenakan busana tingkatan itu. Wahai saudara2 ku, setiap macam shalat kita yang diperintahkan dilaksanakan Allah YMK okepada hamba2 NYA yang dicintai, dimaksudkan meningkatkan sirimu dari tingkatan binatang ke tingkatan Malakut, ke tingkatan Penduduk Surga !. Semoga Allah mengampuni kita -HUU !-, dari pengetahuan rahasia dan rahasia kekuatan dari peng-agung-an !. DIA membuat kita untuk lari mengejarnya dan mencapai tingkatanmalaikat yang meng-agungkan dunia2. Semoga Allah mengamouni dan membimbing kita, menuntun kami ke seseorang yang mengarahkan manusia mencapai tingkatan2 itu. Apabilatidak, maka kami akan tetap di tingkatan binatang. Semoga Allah meng-ampuni saya dan memberkahi kalian !. Demi kehormatan dari Nabi dan hamba NYA yang paling di-hormati di hadirat NYA yang Suci, Sayyidina Muhammad sallal-lahu alayhi wa sallam, Fatiha ! |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|




Destur, ya Sayyidi, ya Sultanu-l Awliya, Meded, ya Rijalallah!










