Sungguh !! Ia tak datang karena haus akan harta, karena ingin ikut nimbrung makan, minum bersama, meminta bantuan untuk membayar hutangnya, meminta memberikan rekomendasi kepada seseorang atau untuk memuluskan upaya yang tidak mampu ia lakukan sendiri .
Pengunjung ini datang untuk misi penting dan terbatas serta dalam masalah terbatas. Seluruh penduduk bumi ini tidak akan mampu menolaknya dalam merealisasikan misinya tersebut.
Walaupun tinggal di istana-istana yang menjulang, berlindung di benteng-benteng yang kokoh, dan dimenara-menara yang kuat, mendapatkan penjagaan dan pengamanan yang super ketat, tak ada yang dapat mencegahnya masuk untuk menemuimu dan menuntaskan urusannya.

Ia tidak butuh pintu masuk, izin, dan membuat perjanjian terlebih dahulu sebelum datang. Ia datang kapan saja waktunya dan dalam kondisi bagaimanapun ; dalam kondisimu sedang sibuk ataupun sedang luang, sedang sehat ataupun sedang sakit, semasa masih akay ataupun sedang dalam kondisi melarat, ketika sedang bepergian ataupun tinggal di tempat.
Pengunjung ini tidak memiliki hati yang gampang luluh. Ia tidak bisa terpengaruh oleh ucapan-ucapan dan tangis bahkan oleh jeritan dan perantara yang menolong. Ia tidak akan memberi kesempatan untuk mengevaluasi perhitungan-perhitungan dan meninjau kembali perkara.
Kalaupun berusaha memberinya hadiah atau menyogoknya, ia tidak akan menerimanya sebab seluruh harta itu tidak berarti apa-apa baginya dan tidak membuatnya mundur dari tujuannya.
Sungguh !! Ia hanya menginginkan diri saja, bukan orang lain, Ia menginginkan diri seutuhnya bukan separoh badan, Ia ingin membinasakan, Ia ingin kematian dan mencabut nyawa, menghancurkan raga dan mematikan tubuh, Dia lah malaikat maut !!
Allah SWT berfirman yang artinya "Katakanlah, Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan." (QS. As-Sajadah:11).
Dalam Firman Allah SWT lainnya "Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang diantara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (QS.Al-An'am:61)